Sahabat Rumah Islam yang saya tuliskan di blog ini baik berupa ayat-ayat Al-quran , bait-bait syair, atsarr atau ‘ibrah,kisah-kisah, maupun hikmah, tidak lain adalah mengajak untuk memulai sebuah hidup baru yang penuh dengan harapan , demi mendapatkan akibat yang baik dan hasil memuas, demi mendapatkan akibat yang baik dan hasil memuas kan.
Dan Anda, bisa memetik faedah dari hidup seperti itu berupa semnagat yang tinggi dan tekad yang lat untuk keluar dari semua, kesuntukan, da kesedihan yang merundung diri Anda.
Ada sebuah pertanyaan yang dilontarakan kepada seorang ulama: ‘’Apa yang harus dilakukan apabila ingin bertaubat?”. Jawabannya: “ Dia harus punya cambuk tekad”. Semangat itulah yang hanya diberikan kepada ulul ‘azmi sehingga mereka berbeda dengan orang kebanyakan.
Firman Allah. “ Maka sabarlah kamu sebagaimana orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul”. (QS.Al-Ahqaf:35).
Adam tidak masuk dalam golongan ulul ‘azmi karena sebagaimana yang disebutkan dalam firmannya : “ maka ia lupa (akan perintah itu) dan tidak dapati padanya kemauan yang kuat”. (QSS.Thaha:115).
Demikian juga dengan anaknya ini adalah perilkau yang dapat kita ketahui pada Akhzam. Orang yang meniru perilkau ayahnya, maka tidak bisa dipersalahkan , tapi tidak boleh mencontohkannya dalam melakukan dosa dank e mudian tidak mau bertaubat.